Beasiswa

Singapore-UNICEF Joint Training Programme: Integrated Water Resources Management dari Pemerintah Republik Singapura

INDAH RATNASARI
02 Jul 2026 09:00
2 menit baca
Singapore-UNICEF Joint Training Programme: Integrated Water Resources Management dari Pemerintah Republik Singapura
Telah dibuka kesempatan mengikuti Singapore-UNICEF Joint Training Programme: Integrated Water Resources Management. Usulan kandidat dibuka sampai tanggal 24 Juli 2026

Pemerintah Singapura membuka kesempatan bagi ASN Kemenkes untuk mengikuti Singapore-UNICEF Joint Training Programme: Integrated Water Resources Management. Program ini merupakan salah satu program peningkatan kapasitas dalam rangka kerja sama teknik antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Republik Singapura di bidang air bersih, sanitasi, dan kebersihan. 

 

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah dalam pengelolaan sumber daya air secara terpadu (Integrated Water Resources Management/IWRM) melalui pendekatan yang tangguh terhadap perubahan iklim (climate- resilient approaches). Materi pembelajaran mencakup pengelolaan air minum, air limbah, dan air hujan (stormwater management), serta strategi pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem akibat perubahan iklim.

 

Pelatihan akan dilaksanakan pada tanggal 2 s.d. 5 November 2026 di Singapura. Adapun

kuota nominasi peserta dari Indonesia sebanyak 1 (satu) orang. Pemerintah Republik Singapura akan menanggung biaya sehubungan dengan kegiatan meliputi biaya pelatihan, biaya asuransi, transportasi lokal dan akomodasi. Biaya yang timbul diluar komponen yang sudah disebutkan, seperti tiket penerbangan Jakarta-Singapura, menjadi tanggungan unit kerja sesuai ketentuan berlaku atau pribadi.

 

Sehubungan dengan hal tersebut, Pegawai yang berminat mengikuti program pelatihan dapat mengajukan diri kepada Kepala Unit Kerja masing-masing. Kepala Unit Kerja dapat mengusulkan PNS yang memenuhi persyaratan sebagai kandidat. Proses pengusulan dilakukan secara berjenjang melalui Sekretaris Unit Utama sesuai dengan ketentuan yang berlaku.  

 

Untuk unit kerja biro dan pusat Sekretariat Jenderal, usulan disampaikan langsung kepada Kepala Biro Organisasi dan SDM (Biro OSDM) dan Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Aparatur (P2KA).

Seleksi dilakukan berbasis merit oleh mitra pembangunan asing. Untuk proses endorsement, usulan kandidat ke P2KA paling lambat disampaikan pada tanggal 24 Juli 2026 dan mengisi endorsement form dari Biro KTLN paling lambat pada tanggal 28 Juli 2026Kendala teknis terkait pengisian endorsement dapat disampaikan melalui [email protected] dan [email protected].

 

Informasi lebih lanjut dapat mengakses tautan: https://s.kemkes.go.id/Penawaran_IntegratedWaterResourcesManagement   

 

Mari manfaatkan berbagai peluang beasiswa ini untuk meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan global, dan memperkuat kontribusi ASN dalam pembangunan sektor kesehatan nasional.