Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Soft Skill, BBPK Ciloto Gelar Pelatihan Workplace Learning Service Excellence with Empathy
Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat kompetensi sumber daya manusia, Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Ciloto membuka Pelatihan Workplace Learning Service Excellence with Empathy: Pelayanan Prima Berbasis Soft Skill secara daring pada Senin (7/9/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang seluruhnya merupakan internal BBPK Ciloto, sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas pelayanan melalui penguatan kemampuan soft skill sesuai profesi dan bidang tugas masing-masing.
Dalam laporan panitia yang disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Pelatihan Manajemen dan Teknis Non Kesehatan, Wawan Wahyudin, S.Si., Apt., M.M., disampaikan bahwa pelatihan bertujuan agar peserta mampu menerapkan pelayanan prima berbasis soft skill dalam pelaksanaan tugas. Peserta diharapkan mampu memahami konsep pelayanan prima dalam pelayanan kesehatan, menganalisis pemanfaatan literasi digital, melakukan komunikasi efektif, menerapkan pelayanan prima, serta menangani keluhan dalam pelayanan kesehatan.
Pelatihan yang menghadirkan fasilitator dari P2KA dan Widyaiswara BBPK Ciloto ini dibuka secara langsung oleh Kepala BBPK Ciloto, Dr. RR. Dhian Probhoyekti, SKM., MA. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pelayanan prima tidak boleh hanya dilakukan ketika ada penilaian, ketika ada pimpinan, ataupun ketika sedang mengikuti pelatihan. Pelayanan prima harus menjadi budaya kerja yang diterapkan secara konsisten dalam keseharian.
Menurut beliau, keberhasilan membangun kualitas pelayanan publik tidak cukup hanya terlihat dari hasil penilaian, tetapi harus dapat dibuktikan melalui perilaku dan praktik nyata seluruh pegawai dalam memberikan pelayanan. Oleh karena itu, melalui pelatihan ini diharapkan peserta tidak hanya memahami konsep pelayanan prima, tetapi mampu mengimplementasikan pelayanan yang ramah, profesional, komunikatif, dan penuh empati dalam setiap pelaksanaan tugas di BBPK Ciloto.
