Kupas Tuntas Tracing TB STRATEGI TEMUKAN KASUS UNTUK CEGAH PENULARAN
Ciloto — Masih dalam rangka memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia 2026, Webinar Series Seri 2 diselenggarakan dengan mengangkat tema “Tracing TB untuk Penemuan dan Pencegahan TB”. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus penguatan pemahaman bahwa tracing memiliki peran penting dalam menemukan kasus sejak dini dan mencegah penularan lebih luas di masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pihak yang memahami bahwa upaya eliminasi TB tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai elemen secara bersama-sama.
Webinar ini menghadirkan narasumber yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya. dr. Triya Novita Dinihari menyampaikan update capaian program serta alur tracing TB yang perlu dipahami oleh pelaksana di lapangan. Sementara itu, dr. Betty Weri Yolanda Nababan, M. Epid mengulas pentingnya dukungan komunitas dalam memperkuat pelaksanaan tracing, sehingga jangkauan penemuan kasus dapat lebih luas. Dari sisi praktik lapangan, Siti Munawaroh (Mano) sebagai kader turut berbagi pengalaman dan praktik baik dalam menjalankan peran sebagai bagian dari gerakan Siaga TB di masyarakat. Tak ketinggalan, Bai Kusnadi, SKM., MPH turut memberikan insight terkait best practice peran Dinas Kesehatan dalam koordinasi dan monitoring pelaksanaan tracing lintas wilayah, yang menjadi kunci dalam memastikan penanganan kasus tidak terputus.
Melalui pemaparan dari berbagai perspektif tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga gambaran nyata bagaimana tracing TB dapat dilakukan secara efektif dengan kolaborasi antara tenaga kesehatan, komunitas, dan masyarakat. Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini, semakin banyak pihak yang tergerak untuk aktif dalam tracing TB, sehingga penemuan kasus dapat dilakukan lebih cepat, penularan dapat ditekan, dan tujuan eliminasi TB di Indonesia dapat semakin mendekati kenyataan.
