BBPK Ciloto Pimpin Transformasi Digital Melalui Cilotrack: Resmi Diadopsi Biro Umum, Biro OSDM, dan P2KA Kemenkes
CILOTO – Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Ciloto semakin mengukuhkan perannya sebagai pionir transformasi digital di lingkungan Kementerian Kesehatan. Aplikasi manajemen task Cilotrack yang dikembangkan sebagai pilot project di BBPK Ciloto kini resmi mulai diadopsi oleh unit-unit strategis lainnya, yaitu Biro Umum Kemenkes, Biro Organisasi dan SDM (OSDM) Kemenkes, serta Pusat Peningkatan Mutu SDM Kesehatan (P2KA).
Langkah ini menandai keberhasilan BBPK Ciloto dalam menciptakan sistem manajemen kerja yang inklusif dan aplikatif. Cilotrack dirancang untuk menyatukan berbagai fungsi manajerial dalam satu genggaman, mencakup:
- Perencanaan & Penjadwalan:
Memastikan setiap program strategis memiliki lini masa yang jelas.
Kolaborasi Antar Tim:
Menghilangkan sekat birokrasi dalam koordinasi lintas unit.Time Tracking & Penugasan Staf
Meningkatkan akuntabilitas waktu kerja dan presisi delegasi tugas.
Manajemen Project
Memberikan gambaran menyeluruh (bird’s eye view) atas progres proyek besar.
Geolocation
Memastikan validitas lokasi kerja pegawai saat melaporkan progres tugas secara real-time.
"Kepercayaan dari Biro Umum, Biro OSDM, dan P2KA untuk mengadopsi Cilotrack menunjukkan bahwa sistem ini sangat relevan dengan kebutuhan organisasi modern. Kami bangga BBPK Ciloto dapat berkontribusi dalam menyeragamkan efisiensi kerja di lingkungan Kementerian Kesehatan," ungkap manajemen BBPK Ciloto.
Adopsi oleh berbagai unit pusat ini membuktikan bahwa Cilotrack bukan sekadar alat kerja internal, melainkan solusi skalabel yang mampu mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih lincah (agile), transparan, dan berbasis data. Dengan integrasi yang semakin luas, diharapkan produktivitas ASN di lingkungan Kemenkes dapat terus meningkat secara signifikan.
